Shopping cart

Subtotal $0.00

View cartCheckout

Orders of $50 or more qualify for free shipping!

Artikel hari ini tentang Rusa Kutub/Karibu

Artikel hari ini tentang Rusa Kutub/Karibu

Gambar tersebut menampilkan seekor reindeer atau karibu (Rangifer tarandus) jantan dewasa yang sedang berlari mendaki lereng bukit yang tertutup lumut, diambil oleh Erik Fagerhaug. Hewan ini adalah satu-satunya spesies rusa yang didomestikasi secara semi-besar-besaran di dunia dan merupakan mamalia paling umum dari keluarganya di Lapland, Finlandia. Mereka adalah herbivora besar yang beradaptasi dengan lingkungan dingin, berkelompok, dan hidup di wilayah Arktik, sub-Arktik, tundra, boreal, dan pegunungan di seluruh dunia.

Deskripsi Fisik dan Adaptasi Unik

Reindeer dan karibu dikenal karena adaptasi uniknya terhadap iklim yang ekstrem. Salah satu fitur yang paling mencolok adalah tanduknya; mereka adalah satu-satunya spesies rusa di mana jantan dan betina dewasa sama-sama menumbuhkan tanduk. Tanduk pada spesimen jantan di gambar ini sangat besar dan bercabang. Menariknya, jantan biasanya merontokkan tanduknya setelah musim kawin di musim dingin, sementara betina menyimpannya sepanjang musim dingin.

Mereka memiliki dua lapis bulu untuk menjaga kehangatan ekstra: lapisan luar yang lebih kasar dan lapisan dalam yang lembut dan berbulu. Bulu mereka berisi kantong udara yang membantu isolasi dan bahkan memungkinkan mereka https://katiesbeautybar.com/ mengapung di air jika diperlukan. Kaki mereka yang lebar dan tertutup bulu berfungsi seperti sepatu salju, membantu mereka bergerak di medan yang beragam dan salju tebal. Bagian bawah setiap kuku mereka cekung seperti sekop besar, yang memungkinkan mereka menggali salju untuk mencari makanan.

Reindeer sangat cepat dan gesit; mereka dapat berlari hingga 80 km/jam. Mereka juga memiliki sistem pertukaran panas yang mengesankan di kaki mereka, yang membantu menghemat panas tubuh dengan cara menjalin arteri dan vena bersama-sama.

Habitat, Migrasi, dan Populasi

Reindeer mendiami wilayah utara Eropa, Amerika Utara, Asia, dan Greenland. Populasi Eurasia sebagian besar adalah domestik, telah digembalakan selama setidaknya 2.000 tahun, sementara di Amerika Utara, mereka disebut karibu dan umumnya liar dan bermigrasi.

Migrasi mereka adalah salah satu migrasi hewan terbesar di Bumi. Mereka melakukan perjalanan lebih dari 965 kilometer di sepanjang rute yang sudah mapan setiap tahunnya. Di musim semi, mereka melakukan perjalanan ke utara menuju padang rumput tundra untuk melahirkan, dan di musim dingin, mereka pindah ke selatan menuju hutan boreal untuk mencari perlindungan dan makanan.

Sayangnya, meskipun jumlahnya tampak banyak, populasi reindeer/karibu dunia telah menurun sebesar 40 persen selama 25 tahun terakhir, dan mereka diklasifikasikan sebagai spesies “rentan” oleh International Union for Conservation of Nature. Penurunan global ini terkait dengan perubahan iklim dan gangguan habitat.

Makanan Reindeer/Karibu

Reindeer adalah herbivora yang makanannya bervariasi sesuai musim.

  • Musim Panas: Mereka menghabiskan musim panas dengan merumput terutama memakan rumput, tumbuhan, daun, dan jamur yang berlimpah di tundra.
  • Musim Dingin: Selama musim dingin, sumber makanan utama mereka adalah lumut (lichen). Kuku khusus mereka memungkinkan mereka menggali salju untuk mengakses lumut yang tersembunyi di bawahnya. Mereka juga mungkin memakan tunas, ranting, dan kulit pohon jika tersedia.

Reindeer dan karibu telah menjadi sumber makanan, bulu, dan tanduk yang penting bagi masyarakat adat di Arktik selama berabad-abad.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *